beberapa kali dia bilang, "Kamu masih memikirkan sosok di masa lalumu".
Saya mengerti.
Saya sadar beberapa tindakan saya mencerminkan luka.
Tapi pernahkah dia mengerti sedetik saja.
Bukan pria itu lagi yang saya pikirkan.
Tapi pelajaran dari bersamanya.
Sekarang, dia yang saya pikirkan.
Saya belajar untuk lebih baik lagi buat dia.
Saya berusaha.
Sampai saya lelah.
Karena dia terus berkata, bahwa saya masih dihantui masa lalu.
Saat ini saya terluka.
Ya, dan itu bukan luka masa lalu.
Andai saja dia mengerti.
Itu luka dari dia.
Dia yang baru saja lewat di depan saya.
No comments:
Post a Comment
write down, please :