Nama keluarga adalah identitas. atau...Apalah arti sebuah nama?
Semua kalimat itu tetap menegaskan saya keturunan Maluku :)
Lucunya, saya dulu minder berat dengan ras saya, seperti memikul salib. Ketika masih kecil saya berusaha mati-matian menyembunyikan nama keluarga. Saya mengaku orang manado (mengikuti garis ibu saya). Jika terpaksa menyebut Ambon, suaranya sedikit dipelankan. Mengapa? karena orang Ambon itu hitam-hitam. Hahaha. Maklumlah, pemikiran bocah.
Semakin dewasa, saya sudah tak memikirkan ras, bagaimana mau disembunyikan jika wajah saya sudah mewakili. Haha. Secara fisik saya tidak seperti orang Ambon asli, yaiyalah...Nenek ayah saya keturunan Belanda, dan ibu kandung saya orang Manado. Sudah tercampur baur.
Tapi marga saya tetap Ambon.
Banyak orang bilang perpaduan Ambon dan Manado itu dahsyat, haha, entah apanya. Hitam dan putih, ya ya ya. Saya merasakannya. Jiwa musik, kuat dan pantang menyerah mereka turunkan, baik dan buruk semua diturunkan (dan disaring juga lah!). Pada akhirnya saya bersyukur atas semua percampuran itu. Makes me unique!!
Dan minggu depan pertama kalinya dalam hidup saya akan pergi ke Ambon, meski tujuan utama bukan plesir, tetap saja saya merasa excited! Sampai membuat daftar objek2 wisata, meski saya meragu karena membuat tujuan utama tidak fokus haha.
Selain itu, apa mereka akan menerima kami sebagai orang ambon ya? haha. Saya sudah sangat Jawa bangetttt :P
Papa saya juga cuman numpang lahir di saparua. TK saja beliau sudah di surabaya.
Pokoknya ini adalah kejutan yang tak disangka, saya berharap banyak hal istimewa yang akan saya jumpai disana.
Terimakasih Tuhan, tiket sudah ditangan :)
23 July 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
write down, please :