Beberapa hari ini rantangan langganan makan siang saya kurang memuaskan. Bodohnya saya..*no, no, wrong word*, baiknya saya..*it's also wrong*. Great, i couldn't found the best word. Saya membutuhkan waktu dua hari untuk memikirkan bagaimana cara menegurnya. Kata teman saya, "what da hell, pris, ahahaha".
Hey, i'm absolutely not great in this part. Menegur orang. Entah mengapa. Saya menelpon si juru masak baru saja. Berbicara tidak sampai 3 menit, yang saya juga tidak sadar bicara apa. pastinya malah tidak marah, namun memohon. Menutup telepon lalu, "Ahhh, tidaakk..saya tidak bisa menegur orang...saya tidak tegaaaaaa". Lalu salah tingkah sejenak.
Masak sih? saya orang yang cukup terbuka dan frontal dalam menyampaikan ketidak sukaan saya biasanya. Ah bingung. Mungkin si juru masak tadi terlalu baik dan harga yang cukup murah kali ya, hahahaha.
No comments:
Post a Comment
write down, please :