tanggal 10 april kemarin, saya menghabiskan malam minggu untuk reuni dengan sahabat saya dari kecil yang sudah lama tak jumpa. Maklum saja, belum punya pasangan yang mengajak saya kencan *aih..aih..hihi*. Kami masih akrab dan berbagi kisah, tapi semua lewat media. Kurang puas nampaknya, media tak cukup menampung kegilaan kami, haha.
Film ini berkisah tentang dunia para dewa. Kesehariannya dengan manusia. dan ada demi-god, atau half god, half human. Yah, everybody could guess the plot rite? Saya suka mendengarkan kisah dewa-dewi meski saya tidak mempercayainya. Apa yang saya petik dari film ini mungkin berbeda dengan kebanyakan.
Saya melihat semarah-marahnya seorang ayah, si Zeus. Dia tetap akan menggunakan berbagai cara untuk menolong putranya, si Perseus. Dikisahkan para dewa marah kepada manusia dan akan menghancurkannya. Si anak ingin menyelamatkan dunia tanpa bantuan ayahnya. Dia menolak semua tawaran pertolongan ayahnya. Sampai akhirnya 'terpaksa' dipakai juga bantuan ayahnya. Hahaha, jadi berkaca. Kalo lagi marah, gengsi itu emang nomor satu yah?
Itulah kasih seorang ayah. Meski nampak keras, dan kami bagai melawan cermin setiap kali berselisih, tapi saya merasakan dia orang yang selalu menyayangi saya. I always be my daddy's little girl :) Demikian juga Allahku. Sebesar apapun dosaku, Ia selalu memanggilku pulang.
Film ini berkisah tentang dunia para dewa. Kesehariannya dengan manusia. dan ada demi-god, atau half god, half human. Yah, everybody could guess the plot rite? Saya suka mendengarkan kisah dewa-dewi meski saya tidak mempercayainya. Apa yang saya petik dari film ini mungkin berbeda dengan kebanyakan.
Saya melihat semarah-marahnya seorang ayah, si Zeus. Dia tetap akan menggunakan berbagai cara untuk menolong putranya, si Perseus. Dikisahkan para dewa marah kepada manusia dan akan menghancurkannya. Si anak ingin menyelamatkan dunia tanpa bantuan ayahnya. Dia menolak semua tawaran pertolongan ayahnya. Sampai akhirnya 'terpaksa' dipakai juga bantuan ayahnya. Hahaha, jadi berkaca. Kalo lagi marah, gengsi itu emang nomor satu yah?
Itulah kasih seorang ayah. Meski nampak keras, dan kami bagai melawan cermin setiap kali berselisih, tapi saya merasakan dia orang yang selalu menyayangi saya. I always be my daddy's little girl :) Demikian juga Allahku. Sebesar apapun dosaku, Ia selalu memanggilku pulang.
No comments:
Post a Comment
write down, please :